Skip to main content

Lestariin.com – Upaya untuk menjaga lingkungan berkelanjutan dan ekosistem yang lestari tak bisa berjalan baik apabila tak didukung oleh masyarakat sebagai konsumen. Karena itu, perlu edukasi melalui berbagai platform agar kesadaran menjadi konsumen yang bijak bisa secepatnya terwujud.

Menurut data yang dikeluarkan oleh World Wildlife Fund (WWF) Indonesia pada 2018, menunjukkan konsumen Indonesia di rentang usia 15 – 45 tahun ternyata 61% diantaranya merasa bertanggung jawab atas lingkungan. Bahkan, sebanyak 63% dari rentang usia tersebut bersedia membeli produk yang ada jaminan produk berkelanjutan.

“Sementara 52% diantaranya merasa nyaman karena sudah ikutberkontribusi dalam pelestarian lingkungan,” ungkap Maurilla Sophianti Imron, Pendiri Komunitas Zero Waste Indonesia.

Maurilla menuturkan, meskipun baru berdiri 2 tahun, anggota Komunitas Zero Waste sudah banyak yang aktif dan menunjukkan kepeduliannya masing-masing dengan berbagi cara hidup yang bertanggung jawab pada lingkungan dan gaya hidup yang berkelanjutan. Mulai dari tips belanja, berkebun, pilihan makanan yang dikonsumsi. Mereka melakukannya menurut Maurilla karena ada perasaan bangga, atau “rewarding feeling” setelah berkontribusi secara sehat pada lingkungan bumi.

Aksi ini juga kian mudah dilakukan karena supporting system sudah banyak, seperti dari kalangan influencer, perusahaan, dan sesama komunitas. “Sehingga teman-teman menyadari punya power yang besar untuk melakukan perubahan,” kata perempuan muda berkaca mata ini.  

Pertimbangan seperti dari mana datangnya dan dari bahan apa produk ini dibuat, bagaimana proses pembuatannya, dan setelah habis akan kemana, kini menjadi keputusan konsumen untuk membeli sesuatu. Maurilla mengatakan, hal ini menjadi semakin mudah ketika pelaku usaha memberikan alternatif produk yang aman, nyaman, dan juga ramah lingkungan seperti halnya yang dilakukan Unilever.

Penyanyi dan pegiat gaya hidup ramah lingkungan, Andien Aisyah mengaku dirinya terinspirasi (dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan) dari kaum muda yang melakukan gerakan kecil namun sudah mampu memikirkan sesuatu yang besar. “Semakin lama kita semakin menjadi saksi mata atas hal (bencana) yang terjadi di dunia karena perilaku dan gaya hidup diri kita sehari-hari,” kata penyanyi jazz ini.

Melihat hal itu, Andien merasa dirinya terpanggil turut bertanggung jawab untuk menyelamatkan bumi. Andien mengatakan, apa yang dilakukannya untuk lingkungan adalah untuk pribadi, namun ia berharap semua orang sepemikiran dengannya terkait bijak menjdi konsumen yang peduli lingkungan. “Ini akan menjadi sesuatu yang (bersifat) kolektif dan memiliki daya yang sangat besar (untuk perubahan),” cetus Andien.

“Dalam beberapa tahun terakhir ada gerakan konkrit yang aku lakukan bersama teman-teman yang lain. Salah satunya membuat Yayasan bernama Setali yang bergerak di bidang ‘fashion sustainability’. Selain itu juga aku memulainya dari unit terkecil, yaitu keluargaku,” kata pemilik hits Sahabat Setia ini.  

Andien menceritakan, dirinya suka mengajak keluarga untuk traveling, contohnya ke pantai. Ternyata Andien dan keluarga tak sekedar menikmati pemandangan. “Justru refreshing-nya adalah bersihin sampah,” katanya. Dirinya mengaku gemas ketika melihat pantai yang kotor dan mengajak anak-anaknya untuk membersihkan sampah yang ada dan dilakukannya dengan cara “fun”.

Selain itu, praktik memilah sampah diakui Andien sudah dilakukannya di rumah, termasuk mengurangi sampah plastik. Sementara terkait Yayasan Setali yang bergerak di fashion sustainability, Andien berupaya mengajak orang untuk membeli produk preloved atau barang second hand demi keberlangsungan sustainability in fashion. Dengan kata lain, Andien berupaya mengedukasi diri, keluarga dan juga pihak lain melalui apa yang dilakukannya.

Hal ini dikemukakan Andien dalam webinar series yang digelar Katadata dan juga Unilever Foundation yang bertajuk “Kolaborasi Aksi untuk Masa Depan Berkelanjutan”, pada Selasa (24/11/2020).

Grab Kembali Gelar Grab Business Forum 2023 Terkait Pentingnya Digitalisasi Bisnis Era GlobalEkonomi

Grab Kembali Gelar Grab Business Forum 2023 Terkait Pentingnya Digitalisasi Bisnis Era Global

LestariinLestariinMarch 20, 2023
Pemerintah Berencana Terbitkan Surat Utang untuk Dunia Usaha di Tengah Pandemi COVID-19Ekonomi

Pemerintah Berencana Terbitkan Surat Utang untuk Dunia Usaha di Tengah Pandemi COVID-19

LestariinLestariinMarch 27, 2020
Sambut Ramadhan PT Elnusa Petrofin Berbagi Bantuan untuk WargaEkonomi

Sambut Ramadhan PT Elnusa Petrofin Berbagi Bantuan untuk Warga

LestariinLestariinApril 27, 2020