Dalam prinsip Sustainability Development Goals, isu pendidikan ada di poin keempat. Setiap warga negara memang berhak mendapatkan bekal pendidikan yang layak. Namun tidak semua warga bisa beruntung mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Alasannya, karena pendidikan yang bagus pun butuh biaya yang tak murah.
Melihat kondisi pendidikan yang belum merata, Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA – MDR), menginisiasikan program CSR pendidikan melalui kampanye “Semangat Indonesia Cerdas”. Dalam paparan program mereka di depan juri PR Indonesia Award 2020, YPA-MDR mengatakan, sejak krisis ekonomi hebat di 1998 hingga kini, jutaan anak terancam putus sekolah karena kondisi keluarga yang jauh dari kata sejahtera.
Tujuan program ini untuk melahirkan generasi muda yang mandiri dan bisa membangun daerahnya. YPA- MDR membina sejumlah sekolah di SDN Karyasari 2 Kabupaten Bogor dan SDN Sonrean Kabupaten Kupang. Selain membangun sarana dan prasarana yang layak bagi sekolah binaan, siswa pun dibekali kecakapan khusus sesuai dengan minatnya.
Tahapan pembinaan sekolah terdiri dari beberapa tahap. Mulai dari proses Swapraja (tahap pembinaan), tahap swapraja (kemandirian), hingga proses sekolah binaan menjadi sekolah unggul berwawasan global. Bekerjasama dengan instansi terkait seperti dinas pendidikan dan aparat setempat, sekolah binaan ke depannya akan menghasilkan siswa yang berdampak pada ekonomi kerakyatan yang mensejahterakan warganya.



